Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag Melepas Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram 2023 sebanyak 2.401 Mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Partisipatif (KKP), mulai 3 Juli 2023 dan ditarik kembali 22 Agustus 2023 mendatang. Mereka disebar ke 190 desa yang ada di Pulau Lombok dan satu desa di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kepala Pusat Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) UIN Mataram Dr. M. Liwa Irrubai mengatakan, ribuan mahasiswa yang disebar akan mengabdikan diri ke masyarakat dan tentunya diharapkan membawa kesan baik selama terjun di lapangan.
“Mahasiswa harus benar-benar memanfaatkan waktu yang ada, tetap jaga sopan santun dan etika selama di desa orang,” pesan Dr. Moh. Liwa Irrubai, M.Pd. selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Mataram.
Mahasiswa akan mengikuti KKP selama 45 hari. Mereka diharapkan bisa melaksanakan tema besar yang diusung kampus dalam KKP tahun ini, yakni “Pendampingan Desa Wisata dan UMKM Halal”
Nantinya para UMKM yang kebetulan di desa tempat mahasiswa KKP akan diberikan pelatihan mengenai UMKM halal. Pembicaranya pun bukan berasal dari kalangan mahasiswa. Namun akan mengundang dari UIN Halal Center.
Ketua KKP Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur (Lotim) Al Mujib mengatakan, saat ini mereka masih melakukan pendataan jumlah UMKM yang ada di sekitar. Nantinya UMKM ini akan dibantu dalam hal pemasaran melalui layanan online.
“Rencananya akan kami bantu pemasaran melalui online, nanti buatkan Tiktok, Facebook ataupun Instagram untuk pemasarannya,” janji Mujib.
Ia juga akan mendorong UMKM yang ada di desa ini memiliki sertifikat halal. Persyaratannya cukup mudah, hanya membutuhkan adanya produk, pelaku UMKM, dan tentunya data diri dari pemilik UMKM tersebut. Selanjutnya akan diusulkan ke UIN Halal Center untuk langkah selanjutnya.
“Nanti juga kami akan bantu untuk membuat sertifikat, kalau di Halal Center UIN Mataram bikin sertifikat halal gratis”. (cr-thn/r10)