Mataram, 12 Desember 2025 – Suasana keilmuan yang hangat dan penuh antusiasme tercipta ketika Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan silaturahmi akademik ke LPPM UIN Mataram, sebuah langkah strategis yang menandai penguatan kolaborasi riset dan pengabdian di lingkungan PTKIN.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi forum pertukaran gagasan yang hidup dan saling menginspirasi. Ketua LPPM UIN Mataram, para kepala pusat, serta jajaran staf hadir menyambut rombongan LPPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, membuka ruang diskusi tentang arah riset masa depan, tantangan ekosistem akademik, dan peluang sinergi lintas kampus.

Kegiatan di awali dengan sambutan Ketua LPPM UIN Mataram, Prof Dr. H. Kadri, M.Si, atas nama LPPM UIN Mataram, kami menyampaikan rasa hormat dan bahagia atas kunjungan akademik dari LPPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Hari ini kita tidak sekadar bertemu, tetapi menautkan ilmu dan memperkuat aksi – dua kata kunci yang menjadi fondasi penting bagi masa depan riset dan pengabdian kita. Silaturahmi ini bagi kami bukan hanya jembatan komunikasi, melainkan ruang untuk menyatukan visi dan memperkaya perspektif. Di tengah tuntutan transformasi PTKIN, kolaborasi seperti inilah yang akan mempercepat langkah kita: memperkuat kapasitas peneliti, membuka ruang inovasi, serta memastikan bahwa riset dan pengabdian kita benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Kami percaya, ketika dua ekosistem keilmuan bertemu, maka yang lahir bukan sekadar kerja sama, tetapi energi baru, energi yang mendorong kita untuk bergerak lebih cepat, lebih terarah, dan lebih berani mengambil peran strategis. Terima kasih atas kehadiran dan kepercayaan yang diberikan. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari sinergi panjang yang produktif dan melahirkan banyak karya untuk umat, bangsa, dan dunia akademik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga menyoroti pentingnya knowledge sharing, penguatan kapasitas peneliti muda, serta penciptaan program kolaboratif yang bermakna. Beberapa isu strategis yang mengemuka di antaranya adalah pengembangan riset berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas publikasi ilmiah internasional, serta peluang kerja sama pengabdian yang lebih terstruktur dan berdampak.
Ketua LPPM UIN Maulana Malik Ibrahim Dr. KH. Isroqunnajah, M.HI menegaskan bahwa silaturahmi akademik ini merupakan momentum untuk menyatukan energi dan visi. “Kolaborasi bukan hanya tentang berbagi peluang, tetapi tentang membangun ekosistem bersama agar riset dan pengabdian semakin relevan dan berdaya guna,” ujarnya.
Hadir membersamai dalam kegiatan ini bapak Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. Dalam arahannya beliau menyambut baik langkah ini dan menekankan pentingnya merawat jejaring riset antar-PTKIN. “Kekuatan kita ada pada keterhubungan. Semakin sering kita berdialog dan bekerja bersama, semakin besar kontribusi yang bisa dihasilkan untuk masyarakat dan dunia akademik,” ungkapnya.

Silaturahmi ini ditutup dengan penjajakan program konkret, mulai dari riset kolaboratif lintas pusat, pendampingan publikasi, hingga peluang pertukaran narasumber untuk berbagai kegiatan ilmiah. Kedua lembaga sepakat bahwa kolaborasi harus terus diperluas, tidak hanya pada tataran kelembagaan, tetapi juga pada level peneliti dan komunitas akademik.
Pertemuan ini menjadi penanda bahwa jaringan riset antar-PTKIN semakin kokoh dan progresif. Dengan semangat “menaut ilmu dan memperkuat aksi”, kunjungan ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai inisiatif akademik yang inovatif, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat. LP2M–Adita@Humas-PPID