Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M UIN Mataram) dan Mahasiswa KKP UIN Mataram yang ditempatkan di Desa Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat bersinergi dengan Pemerintahan Desa dalam “Pelatihan dan Pendampingan Desa Ramah Perempuan”.
Acara ini berlangsung di Aula Desa Sesaot pada hari Kamis tanggal 10 bulan Agustus tahun 2023, yang di hadiri oleh Kepala Desa Sesaot (Yuni Hari Seni, S. Pd.) beserta jajaran, puluhan warga Desa, perwakilan pejabat kampus UIN Mataram diantaranya Ketua LP2M UIN Mataram (Prof. Atun Wardatun, MA. Ph.D), sekaligus Sekretaris LP2M UIN Mataram (Dr. Muhammad Sa’i, MA.), Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (Dr. Nikmatullah, MA), Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah Dr. (Dr. Emawati, M.Ag.).
Acara kali ini disambut hangat oleh puluhan warga Desa Sesaot Kecamatan Naramada Kabupaten Lombok Barat (NTB) yang hadir dan memberikan pertanyaan – pertanyaan kritis terkait dengan masalah Desa Ramah Permpuan.
Dalam kesempatan tersebut Kades Desa Sesaot Yuni Hari Seni, S.Pd. mengatakan dirinya mewakili Desa Sesaot menyambut baik anak-anak KKP UIN Mataram yang berada di desanya saat ini , ”Desa Sesaot adalah desa yang terpilih dari 10 Desa di Lombok Barat yang di tunjuk untuk menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ( DRPPA). Maka dari itu kami membentuk Relawan SAPA ( Sahabat Perempuan dan Anak) yang terdiri dari semua unsur diantaranya Kadus, PKK, Karangtaruna, Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa. Tupoksinya adalah melakukan sosialisasi ke masyarakat desa untuk pencegahan beberapa program diantaranya pencegahan anti narkoba, pencegahan perkawinan dini, penanganan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan banyak lagi program yang lain.
Anak anak Mahasiswa KKP UIN Mataram selama empat puluh lima hari ini kita ajak untuk bersinergi turun langsung kemasyarakat bersama Relawan SAPA untuk turun memberikan penyuluhan beberapa program termasuk pengaruh Gadget media sosial (handphone) yang di gunakan oleh anak – anak. Memang jaman milenial sekarang ini tidak lepas dari pengaruh media sosial, maka dari itu kami serius melakukan sosialisasi ke para orang tua anak dan di sekokah – sekolah serta sampai pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pesan bagi adik adik Mahasiswa KKP dari PROKER (Program kerja) nya yang sudah di jalankan dengan baik kami apresiasi.
Sedangkan untuk management Kampus UIN kami harapkan kerjasama berkelanjutan pada anak-anak KKP agar Desa kami tersentuh oleh Mahasiswa atau kaum intelektual calon pemimpin bangsa agar informasi positif Desa kami bisa terangkat, sedangkan yang negatif bisa di minimalisir dan dirubah menjadi baik, terang Kades.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia Penyelenggara KKP UIN Mataram 2023 selaku Ketua LP2M UIN Mataram Prof. Atun Wardatun melalui Dr. Nikmatullah, MA selaku Kepala PSGA UIN Mataram menyampaikan, apa yang kita lakukan pada konteks sekarang ini, kami di PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) melihat ada potensi yang kami kolaborasikan dengan program kami bersama dengan Desa Sesaot yang terpilih menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) maka dari itu anak-anak mahasiswa yang kami tempatkan disini kita terjunkan langsung kemasyarakat agar mereka mendapatkan pengalaman riil di lapangan agar menjadi bekal dirinya setelah lulus nanti,”.
Dr. H. Muh. Sa’i, M. A. Sekretaris LP2M ( Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat) UIN Mataram memaparkan, KKP ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan dan ini kami akan evaluasi setiap tahun. Kami juga bekerjasama dengan Pemda Lombok Barat dan yang lain untuk program berkelanjutan pada mahasiswa KKP kami.
Kita selalu berpesan kepada seluruh mahasiswa KKP meskipun hanya empat puluh lima hari berada di desa-desa agar dimanfaatkan sebaik mungkin moment tersebut dengan serius agar menjadi bekal dan manfaat untuk dirinya.